Ketololanku. Aku Ingin Kembali Ke Masa Lalu

Bagaimana mengembalikan waktu? Ah... Kali ini aku benar-benar ingin kemballi kee masa lalu, memutar waktu. Tepatnya 5 jam yang ...

Bagaimana mengembalikan waktu?

Ah...

Kali ini aku benar-benar ingin kemballi kee masa lalu, memutar waktu. Tepatnya 5 jam yang lalu. Sebelum kesalahan dan kebodohan besar itu aku lakukan. Sungguh, aku benar-benar kebingungan. Aku bingung apa yang harus aku lakukan kini, jika kejadiannya sudah begini.

Memang dasar aku dengan jiwa kekanak-kanakan telah menciptakan luka yang menyebabkan kebencian yang sangat-sangat. Ulahku. Salahku. Karenaku. Kini akhirnya dia menyesal kenal denganku.

Ingat, jangan pernah kalian lakukan ini.

Wanita yang aku cintai itu akhirnya marah besar padaku. Karena ulahku. Karena kesalahanku. Karena bercandaku yang sudah sangat terlalu.

Jadi, sekitar 5 jam yang lalu. Di grup whatsapp kantor.

Detail kejadiannya tak usah aku ceritakan di sini. Intinya, semua ini kesalahanku.

Aku memposting rangkaian kata bangkit dari patah hati. Semua itu terjadi karena ada sedikit pancingan yang menyebabkan aku terus melanjutkan candaan yang sangat kekanak-kanakan. Aku terus merangkai kata di grup kantor itu. Yang tentunya ada wanita itu di dalamnya.

Oh, aku tak mengia akan begini jadinya.

Dia benar-benar marah padaku. Dia benar-benar kesal padaku. Menurutnya, kelakuan aku di grup kantor itu membuatnya merasa malu. Jadi sebuah gosip atau aib yang akan ditanggungnya juga. Seisi kantor jadi tau. Padahal, sebenarnya semua sudah tau. Jadi karena aku mengira semua sama-sama tau, maka dari itu aku leluasa saja merangkai kata di dalam grup itu.

Yah, bagaimana ya. Kali ini dia marah besar padaku.

Bagaimana ini?

Aku benar-benar ingin kembali ke masa lalu. Tepatnya 5 jam yang lalu. Sebelum kesalahan dan kebodohan itu aku lakukan. Jika aku tau akan begini jadinya, aku tak akan pernah melakukan tindakan bodoh ini.

Tubuhku yang awalnya biasa saja dengan suasana dingin malam ini mendadak seperti berada di dalam lemari pendingin. Asli mendadak kedinginan tubuhku malam ini karena perkataan wanita itu di grup satu lagi. Mengungkapkan kekesalan hatinya padaku. Mengeluarkan unek-uneknya padaku. Dan mengakui menyesal sudah bersikap baik padaku.

Dan dia benar-benar sangat membenciku. Aku yakin itu.

Oh yat! Bodoh sekali dirimu. Sekarang, bagaimana kau bisa bersahabat dengan situasi seperti ini. Situasi yang akan jadi masa lalu nanti. Semoga situasi ini masih bisa diperbaiki. Meski aku tak yakin bisa. Malam ini, aku hanya berdoa, semoga bisa, semoga bisa, semoga bisa.

Ketololan karena sifat kekanak-kanakan telah membuat luka dan menimbulkan kebencian dalam diri wanita itu. Ini semua murni kesalahanku. Dan aku harap, aku bisa berdamai dengan situasi yang sangat membingungkan diriku. Ya tuhan, lunakkan hatinya agar aku bisa kembali berdamai dengannya. Aku tak ingin punya masa lalu yang kelam karena tak bisa berdamai dengan seseorang yang telah kubuat terluka. Karena ketololan sifat kekanak-kanakan yang aku punya. Aku tak ingin punya hubungan buruk dengan wanita itu. Aku harap, aku bisa segera berdamain dengannya.

Dasar kau penulis amatiran. Harusnya kau bisa mengontrol dirimu tuk tidak merangkai kata-kata di grup kantor itu. Meski kau tau bahwa seluruh grup sudah tau kisah tentangmu. Setidaknya, jangan buat wanita itu malu dengan mengumbar cerita patah hatimu.

Ah...

Aku berharap bisa kembali ke masa lalu. Tepatnya 5 jam yang lalu. Sebelum kesalahan dan ketololan besar yang aku lakukan di grup itu. Tuhan, tolong aku.

Ah...

Andaikan mesin waktu benar-benar tercipta. Yaa tetap tak bisa sih. Jelas mahal alatnya atau harga sewanya. Mana sanggup aku membeli atau menyewanya. Tetap aku harus pasrah sebentar. Kemudian mencari solusi dari situasi yang sangat tak baik ini.

Maafkan aku. Berulang kali aku melakukan kesalahan.

Maafkan aku...

11.39 WIB / 6 Oktober 2016
@ The Angkringan Cafe, Bogor Kota Hujan.


gambar ilustrasi by; favim.com

You Might Also Like

0 komentar

Silahkan berikan komentarmu

Powered by Blogger.